ditulis 19 Oct 2020, oleh: admin

Pelatihan Pengembangan Demplot Agroforestri di Lahan Gambut


P3E Sumatera dan Badan Restorasi Gambut (BRG) berkolaborasi dalam acara "Pelatihan Pengembangan Demplot Agroforestri di Lahan Gambut" yang dilaksanakan di Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana Kab. Bengkalis. Kegiatan pelatihan ini telah dilaksanakan pada Hari Selasa-Kamis, 13-15 Oktober 2020 yang lalu.

Kegiatan pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dasar dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam membangun demplot agroforestri. Diharapkan kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kegiatan restorasi gambut melalui kegiatan revegetasi.

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Bandar Laksamana dan diikuti oleh 20 orang masyarakat Desa Temiang. Narasumber dan fasilitator yang hadir antara lain : Tim Silvicultur BRG 2 orang, Asisten Teknis bidang Pertanian 1 orang dan tenaga teknis revegetasi Provinsi Riau BRG 2 orang. Pelatihan ini juga dihadiri oleh Kasubid Hutan dan Hasil Hutan Bidang Perencanaan Pengeloaan SDALH P3E Sumatera, Kepala KPH Bengkalis Pulau dan Kepala Desa Tamiang.

Kegiatan pelatihan ini sudah disosialisasikan sejak tahun 2019 oleh P3E Sumatera bersama BRG dan baru dapat diimplementasikan pada tahun 2020. Desa Temiang, Kec. Bandar Laksamana merupakan desa yang ditetapkan oleh P3E Sumatera sebagai Role Model dalam pengelolaan Ekosistem Gambut Berbasis Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup dan pemanfaatannya untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Penguatan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi usaha agroforestri, paludikultur dan melakukan pembibitan tanaman hutan merupakan salah satu kegiatan yang dapat diterapkan dalam pengelolaan Role Model tersebut.

Semoga dengan adanya pelatihan agroforestri ini, Masyarakat Desa Temiang dapat mengelola lahan gambut secara bijak dengan melakukan revegetasi jenis-jenis endemik dengan sistem agroforestri sehingga ekonomi masyarakat meningkat dan lahan gambut dapat terjaga.